Pengikut

Senin, 04 April 2016

Mengajarkan Konsep Penjumlahan Pada Anak

Assalamualaikum sahabat Ruang Baca pencinta Ilmu, 
lama tak posting, kali ini saya akan bercerita dan berbagi info sedikit tentang bagaimana mengajarkan penjumlahan pada anak-anak. Susah- susah gampang sebetulnya. Mengajarkan matematika sejak dini merupakan hal yang penting, asalakan caranya yang betul. Orang tua mana yang tak ingin anaknya pintar matematika, dan terkadang ambisi orang tua inilah yang mengantarkan anak-anak pada berbagai tempat les yang menjanjikan kemudahan. Hal itu tidak sepenuhya salah sahabat, karena tak semua orang tua memiliki waktu mengajarkan anak-anaknya berhitung apalagi mencintai matematika.

 MATEMATIKA ITU MUDAH !!!
kata itulah yang selalu saya ulang ketika mengajarkan matematika, tentu saja dengan diiringi proses belajar yang mudah diterima siswa.
Matematika adalah ilmu yang penting, ada yang mengatakan matematika adalah Rajanya Pengetahuan, tapi perlu diingat belajar matematika tidaklah semudah membaca deretan huruf yang bisa langsung dicerna isinya. Matematika adalah bahasa simbol, artinya matematika dapat dipahami ketika kita memahami simbo-simbol dalam matematika. Angka adalah salah satu simbol dasar dalam matematika.

Mengajarkan matematika dapat dilakukan sejak dini. akan tetapi hanya sebatas pengenalan saja. seiring berjalannya waktu, ketika memasuki usia sekolah anak akan dikenalkan dengan berbagai pemahaman matematika dan akan terus berlanjut selama hidupnya (kalo masih semangat dan cinta matematika hehehe...)

Hal yang paling penting ketika mengajarkan matematika, terutama penjumlahan adalah "PEMAHAMAN KONSEP", tanpa pemahaman konsep anak tidak akan memahami matematika. Mungkin anak akan tetap mampu mengerjakan soal matematika, tapi anak tidak akan paham dan mungkin tidak akan menggunakan matematika dalam kehidupanya.


Berikut saya paparkan sedikit tips mengajarkan penjumlahan :

  1. Tekankan pada anak dan selalu ingatkan bahwa belajar matematika itu mudah dan menyenangkan. Lakukan setiap kali mengajarkan matematika, hal ini berguna untuk sugesti dan menyemangati anak-anak yang motivasinya menurun.
  2. Ajarkan anak dalam mengerjakan matematika/hitungan angka dengan logika, bukan dengan menghitung. gunakan benda-benda kongkrit yang ada di sekitar siswa .
  3. Ajarkan angka 1 - 10 dengan menggunakan hitungan jari, dan ajarkan anak untuk mengingat posisi jari  pada angka tersebut. Misalnya 7 adalah dengan membuka kelima jari tangan kiri dan 2 (jempol dan ibu jari) tangan kanan, dst. Inilah awal anak belajar menghitung.
  4. Ajarkan anak menghitung dimulai dari penjumlahan angka yang menghasilkan nilai 5. Misal: 1 + 4 = 5, 2 + 3 = 5. biarkan anak mengingatnya dengan otomatis penjumlahan tsb. (Jangan ajarkan: 1 simpan di hati, buka 4 jari lalu hitung habis 1, 2, 3, 4,5. Ini akan menyusahkan anak ketika anak sudah belajar perkalian yang membutuhkan hitungan penjumlahan yang cepat dan akurat.
  5. Ajarkan anak menghitung penjumlahan yang menghasilkan angka 10. Misalnya, 1 + 9 = 10, 2 + 8 = 10 dan seterusnya. Biarkan anak mengingat secara otomatis pasangan angka penjumlahan yang menghasilkan 10.
  6. Setelah anak mengingat pasangan angka penjumlahan yang menghasilkan 5 dan 10 ajarkan nilai tempat/angka yang dimulai dengan satuan, puluhan, ratusan, dst. Ini sangat penting. Banyak orang tua dan guru melupakan bahwa nilai tempat inilah modal anak untuk menghitung dengan cepat.
  7. Setelah mengerti nilai tempat/angka puluhan, ajarkan penjumlah angka dimulai dari 10 + 1, 10 + 2 dst.
  8. lalu ajarkan penjumlahan bilangan lain yang menghasilkan angka lebih dari 10 dengan bermain di angka puluhan.. Misalnya 7 + 8 = 15. Jangan mengajarkan anak menghitung  satu per satu, tapi mainkan pasangan angka puluhan dari salah satu angka di atas. Teman 7 adalah 3, atau 7 + 3 = 10. Jadi angka 3 sudah berpindah/berteman ke angka 7, maka 8 - 3 = 5, jadi 10 + 5 = 15. Lama kelamaan anak hanya akan menghitung nilai satuannya, karena puluhannya otomatis sudah ia hitung dengan pasangan angka puluhan seperti pada poin 5.

Oke sedikit tips diatas insyaAllah akan dilanjutkan di lain kesempatan. Untuk menambah referensi dalam mengajar anda dapat mendownload beberapa soal menarik mengenai penjumlahan.

DOWNLOAD SOAL 1
DOWNLOAD SOAL 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kreatif bersama Operasi Hitung Campuran di Kelas 3

Kreatif Bersama Operasi Hitung Campuran di Kelas III (Pengembangan Pendekatan Open Ended dengan Model Sinektik) Abstrak :...