Pengikut

Selasa, 12 Januari 2016

Meledakan Kelemahan Menjadi Kekuatan


Meledakan Kelemahan Menjadi Kekuatan
          
  Tidak setiap anak lahir dalam keadaan normal, adakalanya mereka memiliki cacat fisik atau cacat psikis atau malah dua-duanya. Mereka itu disebut juga dengan anak bermasalah atau anak dengan kebutuhan khusus. Jika keadaan tersebut tidak ditangani dengan baik dan bijak maka akan mendatangkan suatu kondisi buruk yang hanya akan memperburuk keadaan. Padahal jika kita sebagai guru atau orangtua menyikapi keadaan ini dengan bijak dan menganggap bahwa kekurangan mereka adalah suatu hal yang dapat mensuperkan diri mereka.
             Harus diakui bahwa guru-guru kita memang sudah sibuk dengan masalah hidupnya sendiri, sehingga sulit diharapkan untuk memperhatikan anak-anak berkebutuhan khusus. Memang tidak mudah hidup sebagai guru. Namun jika berhadapan dengan murid kita adalah pendidik sejati yang keringatnya takan pernah tergantikan. Rasul pun sebagai guru super, pernah mengalami kesulitan, kesedihan, namun beliau tidak pernah menunjukan sikap menyerah dihadapan para siswanya. Itulah sejatinya tauladan yang baik. Guru super mengajarkan kemulian menghadapi berbagai cobaan yang melemahkan. Bukan sikap meyerah melainkan sikap yanng bermartabat dan memiliki harga diri.
           Setelah guru mampu mengajarkan kemulian terhadap kelemahan, berilah kesempatan siswa anda untuk menentukan masa depannya. Seorang siswa yang mengalami trauma harus ditangani dengan baik. Menurut Rina, disinilah dibutuhkan seni mendidik, tantangan menghadapi anak didik hendaknya membuat guru semakin bersemangat dan ikhlas. Jika kita konsisten mengamalkan metode pendidikan mukjizat ala Rasulullah terhadap anak-anak yang bermasalah secara psikologis, maka anak-anak yang semula dipandang tak berguna akan menjadi sosok yang amat sangat menentukan perjalanan sejarah.
         Tidak semua anak normal, ada kalanya kita menemukan anak yang memiliki masalah, baik fisik maupun pshikisnya. Sebagai seorang guru penting untuk tetap memperlakukan anak yang bermasalah dengan perlakuan khusus. Perlakuan yang mampu menaikan motivasi dalam belajarmya. Banyak kita temui dalam proses pembelajaran anak yang bermasalah justru tidak mendapat perhatian khusus yang akhirnya hanya  menimbulkan masalah lain. 
          Dapat dijadikan sebuah pembaharuan yang diambil dari keteladanan Rasulullah yang berhasil memaksimalkan kelemahan muridnya menjadi kekuatan. Rasanya inilah yang dirindukan pendidikan di Indonesia, ditengah banyaknya masalah yang dialami murid, sangat diperlukan kehadirin seorang guru yang mampu membantunya menyelesaikan masalah tersebut dan melejitkannya menjadi seorang yang memiliki kekuatan untuk menghadapi kehidupan. Allah telah melengkapi setiap anak dengan berbagai kecerdasan. Jadi, tidak ada anak yang bodoh, yang terjadi adalah kita yang belum menemukan potensi kecerdasan mereka.

1 komentar:

Kreatif bersama Operasi Hitung Campuran di Kelas 3

Kreatif Bersama Operasi Hitung Campuran di Kelas III (Pengembangan Pendekatan Open Ended dengan Model Sinektik) Abstrak :...